Total Tayangan Halaman

Rabu, 28 Januari 2015

Profil Puskesmas Buntu Batu

Peta Wilayah Kerja Puskesmas Buntu Batu






  1. GAMBARAN UMUM
1.  KEADAAN GEOGRAFIS
Kecamatan Buntu Batu merupakan satu diantara 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Enrekang dan merupakan pemekaran dari Kecamatan Baraka yang diatur dalam Peraturan daerah No. 07 Tahun 2006  tentang Pengembangan dan Pembentukan Kecamatan Buntu Batu. Mengikuti  Peraturan Daerah tersebut dimekarkan pula Puskesmas Buntu Batu dari Puskesmas Baraka yang dulunya adalah Pustu Pasui dengan Ibukota Kecamatan berada di Desa Pasui.
Secara Administratif Kecamatan Buntu Batu yang Ibukotanya terletak di Desa Pasui dan  terdiri atas  8 ( Delapan ) Desa dengan luas wilayah kerja + 126,65 Km 2  terletak di sebelah Timur Kabupaten Enrekang  dengan batas – batas wilayah sebagai berikut :
-          Sebelah Timur  berbatasan dengan wilayah Kabupaten Luwu
-          Sebelah Barat  berbatasan dengan wilayah Kecamatan Baraka
-          Sebelah Selatan berbatasan dengan wilayah Kecamatan Baraka
-          Sebelah Utara  berbatasan dengan wilayah Kecamatan Baraka
2.  IKLIM
Pada umumnya curah hujan di Kecamatan Buntu Batu dapat dikategorikan Tinggi yaitu rata – rata 1.700 sampai 2.300 mm/Tahun, hal ini dipengaruhi oleh keadaan topografi daerah yang merupakan daerah dataran tinggi yakni sekitar + 550m dari permukaan laut dan didukung pula oleh adanya angin kering yang bertiup pada bulan April – September.
3.  SOSIAL BUDAYA
Penduduk di Kecamatan Buntu Batu yang sebagian besar adalah Suku Duri yang merupakan salah satu diantara 3 etnis yang ada di Kabupaten Enrekang,  dan bahasa yang digunakan sebagai bahasa pergaulan sehari – hari  adalah menggunakan Bahasa Duri,Namun pada perkembangannya Suku dan Bahasa di Kabupaten Enrekang telah ditetapkan yakni suku Massenrepulu
( Maspul ). 
Masyarakat di wilayah ini sebagian besar beragama Islam sebagai agama yang diturunkan secara turun temurun. Adapun agama lain yang hanya sebagian kecil adalah pendatang dari luar seperti dari Tana Toraja yang kemudian tinggal untuk sementara.
Masyarakat di Kecamatan Buntu Batu sebahagian besar bermata pencaharian sebagai petani  dan hasil perkebunan yang paling menonjol seperti kopi, vanili, cengkeh, lada, salak dan cokelat  dikarenakan  kondisi geografis di wilayah ini memungkinkan. Selain hasil perkebunan jangka panjang tersebut seiring dengan perkembangan yang ada para petani telah merubah pola bertani dan jenis tanaman dari jangka panjang menjadi perkebunan jangka pendek/ Palawija. Banyak lahan perkebunan jangka panjang yang diubah fungsi menjadi perkebunan jangka pendek/palawija seperti tanaman tomat buah, lombok besar, bawang merah dan kol. Umumnya penduduk di Kecamatan Buntu Batu memenuhi kebutuhan akan beras dari hasil sawah mereka sendiri.
  1. KEPENDUDUKAN
  Gambaran situasi kependudukan di Kecamatan Buntu Batu pada tahun 2010 dapat digambarkan dari beberapa indikator sebagai berikut :
1.             KEPADATAN PENDUDUK
Kepadatan  Penduduk di Wilayah Puskesmas Buntu Batu pada tahun 2010 tidak merata melihat luas wilayah yang sangat beragam.


Tabel Kepadatan Penduduk di Wilayah Puskesmas Buntu Batu Tahun 2010

No
Nama Desa
Luas Wilayah
( Km2)
Jumlah Penduduk
Jumlah Rumah
Jarak Tempuh Ke Puskesmas
1
Ledan
25.43
1732
371
2 Jam
2
Potokullin
21.52
2070
399
2 Jam
3
Eran Batu
16.25
1316
242
30 Menit
4
Langda
9.75
1646
269
20 Menit
5
Pasui
6.03
1913
539
10 Menit
6
Lunjen
7.48
2535
408
25 Menit
7
Buntu Mondong
20.21
2047
423
20 Menit
8
Latimojong
19.98
2226
421
3 Jam
Jumlah Kecamatan
126.65
15485
3072









NO
Desa/Kelurahan
Jumlah Penduduk Laki - Laki
Jumlah Penduduk Perempuan
Ket
1
Ledan
895
837

2
Potokullin
1100
944

3
Eran Batu
662
654

4
Langda
858
788

5
Pasui
944
969

6
Lunjen
1283
1252

7
Buntu Mondong
1066
981

8
Latimojong
1167
1059


Jumlah Kecamatan
7975
7484









 
Komposisi Penduduk di wilayah Puskesmas Buntu Batu berdasarkan golongan umur


 

Sejak diresmikan Puskesmas Buntu Batu telah beberapa kali berganti kepemimpinan diantaranya :
   1. dr. Hasrianto ( 2007-2009)
   2. dr. Hj. Nurliya Abdul Kadir ( 2009-2010)
   3. H. Gusti Sakaria (2010-2011)
   4. dr. Hj. Nurhidayati,M.Kes (2011-2012)
   5. dr. Fazlurrahman ( 2012-2014)
   6. H. Gusti Sakaria,S.Kep (2014- sekarang)

Puskesmas Buntu Batu sejak tahun 2012 menerapkan iso 9001:2008 dalam Sistem Manajemen Mutu pelayanan yang diberikan ke pelanggan Puskesmas.

Visi Puskesmas Buntu Batu :


Visi   Puskesmas Buntu Batu adalah




          “Terwujudnya Puskesmas Buntu Batu sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat  yang  bermutu .”



MISI    Puskesmas Buntu Batu adalah :
            1.  Menerapkan Sistem Manajemen Mutu yang berdasarkan iso 9001:2008
2.  Mengupayakan Perbaikan Sistem yang berkesinambungan. 

3. Meningkatkan Kinerja Sesuai Dengan Sasaran Mutu yang ditetapkan.

4.  Meningkatkan kompetensi SDM dalam peningkatan pelayanan kesehatan.
 

Struktur Organisasi Puskesmas Buntu Batu
Puskesmas Buntu Batu merupakan puskesmas rawat inap dengan jumlah tempat tidur 12 buah,